Saturday, August 11, 2018

HUMANITY


H U M A N I T Y
[kemanusiaan & welas asih]


once upon a time,
there was humanity.

pada pasang surut semesta belakangan ini,
entah kenapa saya lebih merasa sikap welas asih seseorang justru dianggap sebagai sikap yang cengeng dan lemah. mereka yang berani dan bersuara lantang, dianggap sebagai seorang pahlawan. dijadikan sandaran, dan panutan.

"Gue lebih suka orang yang apa adanya."
"Lebih baik orang mabok-mabokan tapi jujur daripada alim tapi nipu."
"Mendingan orang yang jadi diri sendiri ngomong kasar, tapi dia jujur dan suka bantu temannya."

kurang lebih begitulah suguhan yang ada.
yang saya dengar belakangan ini.

sehingga kadang kita (iya; kita, termasuk saya) tidak bisa membedakan apakah sikap-sikap tersebut benar-benar menyuarakan kebaikan atau hanya secangkir bully tertutup oleh foam art yang indah. dalam artian, apakah itu sikap yang cenderung menjurus kepada bullying namun tertutup oleh "pembenaran" yang indah.

contohnya picisannya begini :

ada seorang perempuan yang "kebetulan" membicarakan tentang kejelekan temannya di belakang. kemudian, entah darimana sekumpulan perempuan lainnya datang bak Scarlett Witch dengan adegan pembuka mengobrak-abrik meja persis opening adegan laga film koboy jaman lawas membawa wacana bahwa mereka adalah pembela kebenaran.

well well well.

mereka kemudian membalikkan keadaan dengan membuat grup whatsapp atau grup riuh lainnya, dan menyodorkan pembukaan sidang pengadilan, mem-bully "si tersangka" dan menjadikannya "pelaku" tanpa melalui pembacaan putusan hakim yang panjang. dan terdengarlah tok tok tok ketuk palu dikumandangankan, resmi sudahlah si perempuan tadi menjadi "terdakwa" dan dihukum bersalah. ia dikeluarkan dari grup dengan vonis hukuman menanggung malu dan sanksi sosial seumur hidup.

saya rasa;
tentunya tidak ada yang salah tentang niat membela kebenaran.
yang salah adalah : cara menjalankannya; cara mencari kebenarannya.



caranya.

apakah cara tersebut sudah sesuai dengan isi diktat kemanusiaan?
begitukah cara kita mencari kebenaran dengan mencari kesalahan?
lantas apakah kebenaran yang kita tegakkan itu sifatnya "bisa dimiliki bersama" karena melalui cara yang salah?

mencari kebenaran dengan mencari kesalahan.

sangat ironis.
andai kata pun, di dunia ini sudah tidak ada lagi jalan selain menghakimi dan berperang, tentu kita tidak lagi memiliki opsi selain untuk mencari kesalahan orang dengan bullying.

dalam artian,
saya tidak mengatakan bahwa pengadilan di bawah naungan hukum itu salah,
yang salah adalah "pengadilan manusia" yang menyertakan sikap bully di dalamnya.
kasus di atas tadi tentu berbeda dengan kasus pidana atau perdata yang segala rincian perbuatannya telah diatur oleh negara dan Undang-Undang.
kasus di atas tadi seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih welas asih, sehingga kebenaran yang didapat bisa lahir dengan memiliki sifat "dapat dimiliki bersama".

apakah "kebenaran yang dapat dimiliki bersama" itu?

ialah kebenaran yang didapat dari cara-cara yang menunjukkan kemanusiaan. peradilan manusia untuk manusia. keadilan sosial untuk sesama manusia. rangkulan yang hangat untuk orang yang tersesat dan kembali ke jalan yang benar. perjalanan memanusiakan manusia. sehingga kebenaran itu bisa dinikmati oleh banyak orang, bukan hanya oleh para pelaku bully saja atau para orang yang welas asihsaja.

MEMANG;
kita tidak dapat memaksakan semua orang untuk berlaku welas asih dalam menyikapi sebuah masalah. namun lewat hal-hal yang sedikit ini, lewat kata-kata yang tepat ini, kita masih bisa menjadikannya kunci untuk membuka banyak hati dan menutup banyak mulut.

cukuplah mengagungkan orang yang menguliti orang lain dengan tutur bahasa yang tidak selayaknya disuarakan. cukuplah kita bersifat pesimis dengan orang-orang yang santun dan lemah lembut. cukuplah kita menjadi pengadil bagi orang-orang welas asih yang dicap cengeng dan menyimpan banyak dosa. cukuplah kita sebagai kaki tangan pendukung, menjadi bagian untuk mengubah sebuah stigma yang sudah sangat terbalik ini.

mungkin kalian senang dengan sosok selebritis bermulut pedas,
mungkin kalian gembira dengan postingan baru akun-akun bermunajat aib dan berita.
mungkin kalian bangga bisa bersuara lantang mengadili si penista.
mungkin kalian cinta dengan tepuk tangan penonton sidang pengadilan yang jauh dari adil dan bijaksana.
mungkin kalian suka dengan tontonan ini, merasa terwakili dan terbela, sehingga lupa bahwa jauh di dalam hati nurani kalian, sebenarnya masih ada gudang yang tertutup bernama "kemanusiaan."

once upon a time,there was humanity.

percayalah,
setiap manusia masih memiliki kesempatan.
kejujuran itu tidaklah mahal harganya, asal kalian tidak menaikkan harga.
semakin harga sebuah kejujuran melambung tinggi,
maka akan semakin banyak orang bermulut pedas yang kalian puja.
saling memaafkan pula tidaklah mahal harganya, asal kalian tidak pelit membagikannya.
semakin pelit memberikan satu pintu maaf,
maka akan semakin banyak orang terlahir dengan hati kejam yang kalian jadikan idola.

percayalah,
suatu hari di sebuah sudut terpencil di muka bumi ini,
pasti masih ada sekumpulan orang-orang yang memiliki hati welas asih,
bertebaran menjaga perdamaian, walaupun tindak tanduknya dilambangkan sebagai sebuah kecengengan.

pasti kita masih akan terus tersisa.
menyisakan jejak dan gurat yang hampir habis tertutup gerhana panjang.
pasti kita masih bisa bertempat tinggal di sini.
memerdekakan pelukan dan kasih sayang.

let the crime be punished by the pouring of merciful.








deep regards,

Intanasara.

Sunday, August 6, 2017

BLOCKING LANGUAGE


B L O C K I N G - L A N G U A G E
[bullying & hating]

 

manusia / ma-nu-sia / manu-sia / n : makhluk hidup, makhluk sosial.


seketika saya ketawa.

KARENA seperti ada satu bagian yang terdistorsi dari definisi; dan jauh dari kodratnya. jauh dari seperti yang seharusnya terdengar. jauh dari seperti apa yang seharusnya terjadi. 

manusia; homo homini lupus.

bagian yang terdistorsi itu adalah : fungsi makhluk sosial.
yang mana digantikan dengan teman sosial.

CONTOH :


tidak bertegur sapa karena bukan teman.
tidak menolong karena bukan teman.
tidak mengajak karena bukan teman.
tidak berbicara karena bukan teman.
tidak ....
HA. jadi sebenarnya, keberadaan definisi manusia sebagai makhluk sosial itu perlu dipertanyakan. apakah hanya sekadar makhluk, ataukah makhluk yang memerlukan "ikatan" terlebih dahulu sehingga fungsi sosialnya bisa berjalan?

mungkin banyak yang masih meremehkan dan menyepelekan fungsi ini, karena sebagian dari para makhluk ini berpikir bahwa di luar sana masih banyak pahlawan-pahlawan Marvel dan DC Comics yang setia membantu manusia yang kesulitan.

wake up, bro.
The Avengers SIBUK.

sementara mereka sibuk, kalian dengan segala ke-naif-an yang ada hanya bisa melakukan dua hal. YAKNI, BERHARAP dan PROTES.

berharap kalau kalian susah, mereka akan menolong. tapi begitu dihadapkan kenyataan bahwa mereka terlalu sibuk untuk menolong, kalian protes.

well clap clap.

instead of expecting and protesting something you won't get, why don't you be it? 

sederhananya begini,
ada dua situasi yang pasti sering kalian hadapi.

case 1 :
kalian diberi sebuah situasi dimana di situ ada sebuah kecelakaan. dan kalian otomatis berharap bahwa : "ah nanti pasti ada yang nolong", atau "ah gimana ini? bukan gue kok yang salah?" atau parahnya lagi : "bodo amat, toh bukan gue ini."

case 2 : 
saat kalian diberi situasi dimana kalian lah yang mengalami kecelakaan, kalian otomatis pula akan protes bahwa : "ah kok nggak ada yang nolongin gue?" atau "dasar pemerintah nggak ada kerjanya sama sekali." atau lebih parahnya : "ya Tuhan gue salah apa kenapa begini?"

c'mon. i told you, The Avengers sibuk. OR; parahnya; The Avengers don't exist. daripada kalian terjebak dalam paradoks sebab akibat itu, i offer you something good. smirk.

dimulai dari blocking language. (sebuah kata-kata temuan saya sendiri)


BLOCKING LANGUAGE / Block-ing Lang-uage / bahasa tubuh, bahasa verbal, isyarat, atau ekspresi tidak langsung dari manusia yang ditunjukkan untuk tidak menerima keberadaan dan atau keadaan dari seseorang atau sesuatu.
 
contohnya adalah, pada saat di lingkungan kalian ada orang baru yang masuk, lantas kemudian kumpulan "orang-orang lama" yang ada di sana surprisingly langsung menunjukkan bahasa tubuh yang kurang welcome.

antara lain :

  • memperhatikan dari atas sampai bawah 
  • arah kaki atau paha saat duduk berpaling dari orang tersebut 
  • tubuh membelakangi atau memunggungi 
  • wajah berpaling atau sering disebut buang muka 
  • mata berpaling atau tetap melihat tapi hanya dari sudut mata 
  • kedua tangan terlipat, bersiap defense atau tertutup untuk orang baru 
  • topik obrolan dipilih sedemikian rupa jauh dari yang dimengerti orang tersebut 
  • seketika bahasa yang dipilih berubah, bisa bahasa asing atau daerah 
  • tiba-tiba membicarakan betapa akrabnya dan enjoynya suasana mereka dulu 
  • tiba-tiba membicarakan kode-kode yang hanya mereka yang mengerti 
  • seketika memperlihatkan keakraban orang-orang lama, semacam show off mereka kompak, dll 
  • tidak tertarik melihat ke arah orang baru 
  • tidak tertarik untuk membuat kontak dengan orang baru

    dari semua point di atas, sebuah situasi tidak bisa dikatakan blocking language jika hanya terjadi satu atau dua saja, tapi harus terjadi semua atau hampir semua. jika sebuah situasi itu terjadi (dan saya yakin sering sekali terjadi), pelaku-pelakunya biasanya tidak sadar bahwa hal itu bisa "berpotensi" membawa dampak buruk oleh penerimanya.

    jadi jelas di sini, ada pelaku, dan ada penerima. pelaku adalah orang yang melakukan blocking language, dan penerima adalah korban blocking language.

    lantas apa saja dampak buruk yang ditimbulkan oleh blocking language?

    blocking language bisa membuat kepercayaan diri seseorang yang tadinya seratus persen drop menjadi nol persen. atau juga bisa membuat seseorang merasa tidak diterima dan kehilangan motivasi sehingga berpikir bahwa apa yang dikerjakannya sia-sia. blocking language juga berperan besar menggagalkan atau mematahkan first impress seseorang bahkan sebelum orang itu memulai. atau parahnya lagi, semua akibat itu bisa berujung ke suicidal thought karena si penerima tidak sanggup menerinma berbagai ignorance yang ada.

    blocking language; itu berbahaya.

    i mean, seriously. blocking language itu adalah starter pack dari bully dan hatred.
     
    bully dan kebencian itu adalah PRODUK. produk yang dihasilkan dari blocking language sebagai awalannya. dan awalan itu seharusnya bisa dicegah. dicegah dan dihentikan!

    now talking about The Avengers are busy, why don't we become one of them? Avengers sudah terlalu sibuk untuk memberantas sampah, kenapa kita tidak juga jadi bagian dari salah satunya? yaitu dengan bersikap welcome dan non apatis.

    first of all, mari kita bedakan ramah untuk memancing kejahatan atau pencurian, dengan ramah terhadap lingkungan dan manusia. ramah di sini, bukan berarti kita harus bertegur sapa dengan orang yang mencurigakan atau bahkan maling. ramah di sini, bukan berarti kita bersikap murahan dengan berkenalan dengan sembarang orang dan membuat mereka merasa risih.

    ramah di sini, adalah dimulai dengan bersikap baik terhadap orang-orang yang masuk ke kehidupan kalian.

    TIDAK PERLU berat-berat memulai untuk bersikap baik terhadap orang di luar circle kalian. cukup dimulai dari inner circle kalian dulu. yakni, orang tua, keluarga, pasangan hidup, anak, tetangga, sahabat, teman, kerabat, atau orang-orang yang berpotensi akan kalian temui setiap hari seperti rekan kerja, rekan PKK, rekan bisnis, rekan apapun itu.

    setelah memulai menjadi bagian dari Avengers, kalian akan merasakan bahwa blocking language itu menyakitkan bagi penerimanya.

    YA. menyakitkan.

    penerima blocking language biasanya menutupi keadaan sakit hatinya, tetapi ada juga yang melawan. melawan di sini berarti si penerima juga melakukan blocking language yang sama, dan yang terjadi adalah DISTORSI DEFINISI MAKHLUK SOSIAL.

    ibarat kata kita akan bernyanyi dalam harmonisasi, tetapi yang terjadi hanya suara sumbang. tidak seindah promosi dan gembar-gembornya.

    hasilnya?
    GAGAL.

    kalian, dan saya, yang seharusnya menjadi makhluk sosial, tetapi karena kita berdua sama-sama melakukan blocking language, akhirnya saat salah satu dari kita mati, tidak ada satu pun dari kita yang pergi melayat. atau pada kasus lainnya, saat kita kecelakaan, tidak akan ada satu pun yang menolong.

    konyolnya, hal itu terjadi hanya karena kalimat underlined :

    LO KAN BUKAN TEMEN GUE. GUE GA KENAL LO.

    jadi...,

    YOU GUYS NEED TO STOP.

    ME? I'M NOT PERFECT. I'M JUST A FICTIONAL CHARACTER. and i'm telling you not to do the blocking language, because it may hurt someone and takes them down into a suicidal thought.


    let's start being The Avengers. jika kalian tidak bisa menemukan dimana si orang baik dan si penolong itu berada, JADILAH SALAH SATUNYA.

    JADILAH SI ORANG BAIK ITU, DAN JADILAH SI PENOLONG ITU!

    jangan pernah ragu untuk nenolong seseorang. jangan pernah ragu untuk bersikap welcome terhadap orang baru. jangan pernah ragu untuk menjadi si pembesar hati yang siapa tau bisa menggagalkan niat bunuh diri seseorang. jangan pernah ragu untuk melakukan kebaikan walaupun itu sangat kecil dan terlihat nggak berarti, karena itu bisa saja sangat berarti bagi orang lain.

    jika kalian yakin untuk bisa berbuat curang, untuk menerobos palang pintu kereta, untuk menerobos lampu merah di jalan, untuk buang sampah sembarangan, LANTAS MENGAPA MASIH RAGU UNTUK BERBUAT KEBAIKAN? itu pikiran pecundang.


    STOP BLOCKING LANGUAGE. WELCOMING A PERSON WON'T KILL YOU. BLOCKING A PERSON WILL KILL THEM.







    Deep Regards,




    Intanasara.

    Thursday, March 9, 2017

    THE ISLE (2000) - KIM KI DUK

    THE ISLE 2000 - KIM KI DUK

    Dunia Yang Hanya Berkutat Pada Sebuah "Pulau" Manipulatif

     


    *post ini mungkin akan mengandung beberapa spoiler berupa adegan-adegan yang ada di film tersebut, bagi yang tidak suka dengan spoiler harap membaca post ini secara bijaksana.


    bagi sebagian orang pencinta film Kim Ki Duk, The Isle pasti sudah bukan merupakan judul yang asing lagi. The Isle diproduksi pada tahun 2000 dan merupakan sebuah mahakarya yang sudah banyak diperbincangkan di dunia internasional.  sejak awal kemunculannya, film ini banyak dipuji sekaligus dikritik karena menayangkan beberapa adegan animal cruelty, salah satunya adalah pada saat Hee Jin (Suh Jung) membunuh seekor katak dengan tangan kosong untuk memberi makan seekor burung.

    namun demikian, bukan Kim Ki Duk namanya jika ia tidak bisa membuat sebuah film yang dapat membuat penontonnya kehabisan kata. The Isle adalah wujud keberhasilan sang sutradara dalam membuat sebuah excuse besar melalui berbagai sinematografi yang indah, sehingga penonton pun sejenak lupa akan semua adegan kekerasan di dalamnya.

    dalam film ini, penonton akan disuguhi pemandangan indah melalui rumah apung yang berwarna-warni, danau di tengah pegunungan, dan sekumpulan rerumputan tinggi yang (saya rasa) adalah merupakan inti dari film ini. review saya kali ini pun lebih ingin membahas tentang makna dari film The Isle sendiri.

    seperti biasa, sang sutradara jenius ini nampaknya selalu ingin memberikan simbol-simbol yang ambigu lewat sebuah premis yang mencengangkan. diawali dengan seorang gadis yang sama sekali tidak pernah bicara, Hee Jin, ia hidup di sebuah danau dengan menyewakan rumah apung warna-warni. sesekali ia mengantarkan beberapa pria untuk memancing dengan sebuah perahu tua. tak jarang ia juga melayani para pria hidung belang itu demi mendapatkan upah.

    suatu hari Hee Jin jatuh cinta dengan Hyun Sik (Kim Yu Seok), seorang pembunuh yang menyewa salah satu rumah apungnya. berbagai cara pun dilakukan Hee Jin untuk menarik perhatian Hyun Sik. Hee Jin bahkan membunuh seekor katak hidup-hidup untuk memberi makan burung peliharaan milik Hyun Sik. di sini, Kim Ki Duk pun -seperti biasa- ingin menampilkan seorang insan yang jatuh cinta dengan cara yang tidak biasa. berbagai adegan sederhana minim dialog yang ditampilkan cukup mengusik naluri siapapun yang melihatnya. seperti pada saat Hee Jin memantulkan cahaya matahari dari cermin menuju ke rumah apung yang ditempati Hyun Sik.

    film-film Kim Ki Duk jauh dari candu teknologi. kalaupun ada sebuah film yang mengangkat tema tentang operasi plastik seperti Time ataupun jasa jual diri di internet seperti Samaritan Girl, Ki Duk tetap konsisten pada signaturenya yang jauh dari hal-hal modern. entah bagaimana, otak brilliant sang sutradara selalu bisa menyeimbangkan unsur-unsur keduniawian di dalam filmnya dengan unsur-unsur agama dan kehidupan konvensional.

    dalam The Isle, ada sebuah pesan unsual yang saya tangkap. cerita dalam film ini seperti ingin menyuguhkan sepiring porsi makanan yang tidak berlebihan, pun juga tidak terlalu sedikit. oleh sebab itu, saya sengaja menulis tag line yang sesuai dengan isi cerita dari film ini :

    Dunia Yang Hanya Berkutat Pada Sebuah "Pulau" Manipulatif

    film ini seperti ingin berusaha menyampaikan bahwasannya para pria, bagaimanapun latar belakangnya, kaya ataupun miskin, tetap akan membutuhkan wanita sebagai pengisi dalam hidupnya. jika dalam film ini sang tokoh wanita terlihat seperti tak berdaya dan dipermainkan,  namun sebenarnya ada "pesan legendaris" yang sengaja ingin disampaikan oleh Ki Duk. sadar atau tidak, mereka semua ada di bawah kendali si tokoh wanita. mereka semua ada di sebuah pulau yang dikelola oleh Hee Jin, walaupun hanya dengan bermodalkan perahu tua dan rumah-rumah apung yang usang. Hee Jin bahkan berhasil membuat Hyun Sik jatuh cinta padanya dan melakukan semua pengorbanan yang dulu pernah Hee Jin lakukan.

    jika berbicara tentang ending, maka di situlah pesan legendaris itu dapat ditangkap. sebuah pulau yang digambarkan seperti (maaf) rambut kemaluan wanita adalah image dari kehidupan pria yang tak bisa jauh dari hal seputaran itu saja. tentunya itu semua hanya sebatas pendapat saya seorang. kita semua tentu tidak tau persis apa yang ada di otak Kim Ki Duk saat membuat The Isle dan berbagai simbol di dalamnya.

    film ini tentunya juga bukan untuk menyinggung emansipasi gender beberapa pihak, namun saya bisa katakan film ini sangat sayang untuk tidak ditonton karena banyak pesan yang bisa diterjemahkan menjadi sebuah jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan penonton.

    akhir kata, The Isle adalah sebuah karya yang sangat tidak biasa, dapat dikatakan bahwa film ini adalah film yang sangat hidup dan akan terus melekat di ingatan penonton dengan berbagai adegan "tidak biasa"nya. sebagian orang mungkin akan meninggalkan kesan "tidak jelas" setelah menonton film ini, atau malah akan berdecak kagum karena berhasil menangkap esensi dan makna dari film tersebut.

    bagaimanapun juga, saya masih tetap beranggapan bahwa semua film-film Kim Ki Duk adalah cerita-cerita yang berhubungan satu sama lain. seperti sebuah butterfly effect yang sangat berpengaruh ke dalam kehidupan banyak orang dan berdampak besar pada nasib tokoh-tokohnya.





    Deep Regards.



    Intanasara

    Wednesday, March 8, 2017

    BAD GUY (2001) - KIM KI DUK

    BAD GUY (2001)

    Sebuah Film Tentang Cara Gila Untuk Memiliki Seseorang

     

    *post ini mungkin akan mengandung beberapa spoiler berupa adegan-adegan yang ada di film tersebut, bagi yang tidak suka dengan spoiler harap membaca post ini secara bijaksana.




    kali ini saya akan membahas satu judul film mahakarya Kim Ki Duk yang paling susah untuk dicari maknanya (menurut saya sih begitu). walaupun saya sedikit yakin bahwa tidak banyak orang yang menggemari film-film garapan Kim Ki Duk karena alur yang membingungkan dan kaya akan romansa anehnya, namun tidak ada salahnya untuk mencoba menonton film yang satu ini.

    Bad Guy, film yang diproduksi sekitar tahun 2001 ini adalah salah satu dari sekian banyak film sang maestro yang minim dialog. bagi yang tidak menyukai film dengan karakter bisu dan minim dialog ada baiknya untuk tidak menjadikan film ini sebagai wish list di akhir pekan. namun, lagi-lagi; jika kalian suka dengan film buah karya tangan sang sutradara yang penuh dengan simbolis dan teka-teki gila, kalian wajib menontonnya.


    ***

    ada wajah yang tak asing di film ini; yakni aktor Cho Jae Hyun, yang sepertinya cukup adil kalau kita anggap dia sebagai persona dari gambaran Kim Ki Duk sendiri. dari banyak film yang dibintangi oleh Cho Jae Hyun, peran yang paling menghipnotis saya adalah perannya pada film Bad Guy ini. Cho Jae Hyun benar-benar berhasil mewujudkan sebuah ironi kebaikan hati seorang laki-laki kejam melalui gestur dan kebisuannya di sepanjang film.

    dari awal cerita hingga akhir, Cho Jae Hyun yang berperan sebagai Han Gi -seperti biasa- hanya diam membisu dan membiarkan para penonton menginterpretasikan bahasa tubuhnya secara emosional. anehnya, sekali lagi, anehnya, ia selalu berhasil membawakan peran ini. saya jamin, walaupun ia adalah tokoh utama yang tidak berbicara sama sekali, namun penonton pasti bisa mengerti semua yang ia sampaikan.

    dimulai dari Han Gi yang sepertinya baru saja keluar dari penjara, ia melangkahkan kedua kakinya dengan gontai di sela-sela keramaian. pandangannya pun bertumpu pada seorang wanita cantik (Seo Won) yang sedang duduk di sebuah kursi taman. Han Gi langsung merasa jatuh cinta pada wanita itu. ia memutuskan untuk duduk di sebelah wanita tersebut tanpa rasa canggung. terlihat wanita itu pun kemudian menghubungi kekasihnya untuk menjemput. namun, saat wanita tersebut tersadar, ia lantas memberikan tatapan jijik dan merendahkan pada Han Gi.

    merasa terhina, Han Gi pun mencium bibir wanita itu dengan paksa di depan umum. kekasih wanita yang melihat kejadian itu pun langsung memukuli Han Gi. namun seolah tanpa rasa bersalah, Han Gi menolak untuk meminta maaf, sehingga tak pelak  memancing beberapa pengunjung lain untuk ikut memukulinya juga.

    sampai pada bagian ini, penonton diajak untuk menelanjangi kehidupan Sun Hwa (nama wanita itu) lewat keputusan Han Gi yang mengikutinya kemanapun ia pergi. Sun Hwa, seorang wanita terpelajar yang bahagia bersama dengan kekasih yang mampu membelikan barang-barang yang diinginkannya; gambaran dari sebuah materialisme umum yang hendak diselipkan Kim Ki Duk secara rapi pada awal cerita.

    Han Gi merasa iri dengan semua itu. ia sadar ia tak akan bisa melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh kekasih Sun Hwa. apa yang bisa dilakukan oleh seorang residivis untuk mendapatkan seorang wanita yang berbeda level dengan dirinya? Han Gi tau jawabannya. ia menemukan sebuah kelemahan dalam diri Sun Hwa. sebuah kelemahan yang akan membuat semua orang (termasuk kita) akan terlihat sama. tidak ada kasta, tidak ada si kaya dan si miskin, tidak ada bedanya.

    dan di sini lah "cara gila" itu dimulai.

    Han Gi, yang notabene adalah seorang bos mucikari, meminta kedua teman baiknya untuk menjebak wanita tersebut.

    berbekal sebuah dompet yang sengaja diletakkan di sebuah toko buku, Han Gi dan teman-temannya bak sedang menunggu seorang mangsa untuk terperangkap dalam jebakan liciknya. Sun Hwa yang melihat dompet itu pun tergoda untuk mencurinya. ia tidak pernah menyangka bahwa perbuatannya itu akan merubah hidupnya seratus delapan puluh derajat. selamanya.

    beberapa adegan yang menampakkan kekerasan masih terasa kental pada film ini, yang mana itu memang sebuah signature khas dari Kim Ki Duk dalam menggarap sebuah cerita. meskipun begitu, saya menilai bahwa semua kekerasan yang ditampilkan oleh sang sutradara masih dibalut dengan cita rasa seni yang tidak anyir. terutama setelah Sun Hwa "resmi" terpaksa menjadi seorang pelacur karena tidak sanggup mengganti semua uang yang dicurinya.

    sebuah cara yang sangat gila untuk mendapatkan seorang wanita, bukan?

    ada satu big picture yang saya tangkap dalam film ini : Han Gi berhasil menjadikan seorang wanita terpelajar yang berbeda kasta dengannya menjadi seorang pelacur rendahan yang bahkan lebih rendah darinya. Han Gi, di dalam dunianya, adalah orang yang memiliki kekuasaaan. ia ingin menampakkan hal itu pada Sun Hwa agar Sun Hwa jatuh cinta. sehingga, dengan demikian, Han Gi bisa memiliki wanita tersebut tanpa ada perbedaan kasta diantara mereka.

    sungguh sebuah kisah ironis yang digambarkan dengan keindahan yang tidak dipaksakan.

    the ending? nah.

    saya tidak akan bahas endingnya seperti apa, karena film ini adalah salah satu mahakarya yang sangat sayang apabila tidak ditonton dan dirasakan sendiri. jikalau bisa memberikan sedikit blurbs dan teaser, saya hanya akan berkata bahwa :

    menjelang ending akan ada sebuah adegan dimana hati para penonton akan dibuat melesak dan tertohok. sebuah keindahan yang ditawarkan dalam beberapa detik saja, seperti menghapus semburat-semburat ironi yang berceceran dalam seratus menit.

    film-film Kim Ki Duk semuanya memiliki arti yang berubah-ubah. tergantung dari sudut pandang para penonton yang menerjemahkan isi cerita itu menjadi sebuah kesimpulan. tak jarang kesimpulan itu adalah premis yang mencengangkan. dan premis-premis tersebut tidak bisa dipungkiri merupakan kekuatan luar biasa dari seorang jenius Kim Ki Duk yang selalu berhasil melahirkan kisah-kisah manusia kelam.

    sekali lagi, Kim Ki Duk berhasil mengacak-acak sebuah stereotipe umum tentang manusia yang jatuh cinta dengan cara-cara klise. saya pribadi sangat menyukai film ini.








    Deep Regards,



    Intanasara

    Tuesday, October 18, 2016

    Sepotong Cerita Fashion di Gathering From Bandung With Love

    Sepotong Cerita Fashion di Gathering From Bandung With Love

    hai hai, Sista ! ❤
    kangen sama Mimin nggak?
    (*plak ditabok orang sekampung)

    by the way, saya memang lagi jarang ngepost karena banyak acara dan kesibukan yang nggak bisa ditunda. jadi, mumpung kali ini saya punya waktu, jadi saya mau berbagi cerita pada saat saya menjadi narasumber fashion di acara Forum Sista Kaskus di Bandung.

    oh iya, untuk kegiatan saya di acara lainnya bisa dilihat pada link berikut :

    Rumpi Syantik with Forum Sista Kaskus - Tips Fashion Untuk Tubuh Gemuk 
    Halal Bihalal with Forum Sista Kaskus - Fashion Brand Games 
    From Bandung with Love Forum Sista & Regional Bandung Kaskus - All About Hairstyle 

    dan kalian perlu tahu bahwa acara yang digelar di Bandung ini seru banget lho, mulai dari pengetahuan tentang semua haircut dan hairstyle sampai ke games-games seru. cewek-ceweknya lumayan deh yang dateng, walaupun kebanyakan cowok yang dateng, tapi over all mereka semua rock and roll! khususnya para Aktifis Regional Bandung, Moderator Cooking, Enthusiast Beauty, Enthusiast Jokes and Cartoon, ada Regional Leader dan juga Officer Kaskus yang secara official menghadiri rangkaian acara kali ini.

    penasaraaaan?
    intip yuk sedikit kegiatan gathering kali ini.


    spanduk sambutan gathering di Loop Station

    suasana di dalam Loop Station

    dari awal saya masuk ke Loop Station, spanduk manis bertema girly ala ala pinky sudah menyambut di pintu masuk. daaaan konsep yang ada di dalam ruangan ternyata di atas ekspektasi saya, which is cozy dan awesome banget. pokoknya ala ala garage room gitu deh. nggak nyesel deh ke Loop Station ini, anak gawl banget temanya. hehehe.
    MC membuka acara dengan perkenalan

    btw, sejak pertama acara dibuka sama MC, saya agak deg-degan, karena giliran saya untuk tampil adalah tidak lama setelah opening dan games. tapi ternyata semua nervous itu hilang karena game tutorial hijab di awal pembuka sangat seru! ada 3 peserta yang dipilih oleh panitia untuk bermain game, dan mereka pun memulai dengan antusias.


    salah satu peserta game tutorial hijab

    3 peserta tutorial hijab

    peserta menyelesaikan game tutorial hijab

    dan dipilihlah juara pertama dari ketiga peserta, yakni si manis kerudung pink dari Bandung! yaaay selamat yaaa! *kiss kiss*

    alasan saya memilih dia adalah karena saya melihat teknik yang digunakan adalah mengikat dua ujung kerudung ke belakang, sehingga tampilan yang dihasilkan adalah hijab tudung hoodie yang kala itu sempat ngetrend di awal tahun 2017.


    (*maaf foto di sebelah kiri saya crop karena saya saat itu belum berhijab :p)

    taraaa~ semua peserta kebagian hadiah kok! tenang aja~

    eiiits! di acara ini juga hadir MUA dari Bandung lho. di awal acara mereka sempat berfoto dengan para panitia dan peserta lainnya. penasaran hasil riasan sang MUA di acara ini? sabaaar~ nanti ada kejutan di akhir postingan kali ini. pokoknya hasilnya nggak mengecewakan deh, heuheu~


    MUA berfoto bersama dengan panitia dan peserta

    MUA Regional Bandung

    MUA Regional Bandung

    finally! saya pun tampil untuk memberikan materi fashion seputar haircut dan hair style. ada sekitar 60 lebih haircuts yang saya bahas pada gathering kali ini. jika pada gathering sebelumnya saya membahas tentang fashion hacks untuk si tubuh gemuk dan kurus, maka kali ini saya pengen banget membahas tentang macam-macam haircut wanita. inspirasinya sih simple, saya sering mendapat pertanyaan tentang : "haircut ini namanya apa ya sist?" atau "potongan rambut yang cocok untuk saya apa ya sist?" dan pertanyaan sejenis. oleh karena itu, saya memilih materi ini untuk dijadikan bahan presentasi di acara gathering.

    jujur saja tidak banyak dokumentasi yang saya bisa beberkan di sini karena pada saat itu saya belum berhijab, heuheu~ jadiiii saya hanya punya satu foto ini saja pada saat bagian saya tampil menyampaikan materi. hehehe~


    (*hahaha maaf terpaksa saya sensor, soalnya saya belum berhijab waktu itu :malu:)


    kemudian, acara pun dilanjutkan dengan game make up. uhlala~ banyak juga yang mau ikut, tapi hanya 3 saja yang bisa berpartisipasi dalam game kali ini. setelah terpilih 3 peserta, panitia pun menyediakan peralatan tempur yang biasa digunakan sehari-hari. antara lain, pelembab, foundation, eyeshadow, pensil alis, blush on, lipstik, eyeliner, kuas, daaaan tentu saja makeup remover.


    3 peserta game makeup

    peserta game makeup

    peserta game makeup

    peserta game makeup

    game berlangsung sangat seru, apalagi dengan durasi waktu yang sangat singkat. ughh~ saya saja tahan nafas liatnya. heuheu~ sampai akhirnya terpilihlah sang makeup terbaik sebagai juara 1 yang dipilih langsung oleh Beauty Enthusiast Kaskus!


    bagi-bagi hadiah untuk peserta game makeup

    setelah game makeup berakhir, sesi makeup "beneran" pun dimulai. sang MUA pun turun gunung untuk mulai mendandani modelnya. banyak banget ilmu yang bisa diambil dalam demo makeup kali ini, mulai dari cara pengaplikasian alis yang benar, dan cara menyamarkan kulit yang kusam.


    MUA sedang membersihkan wajah model

    MUA mengaplikasikan makeup pada model

    MUA mengaplikasikan makeup pada model

    finishing makeup

    dan hasilnya? taraaaaa~ modelnya jadi sangat cantik. (memang sudah dasarnya cantik, dan jadi tambah cantik setelah di-makeup)


    hasil demo makeup

    dan akhirnya tiba juga di penghujung acara. ada satu game yang saya yakin akan banyak mengundang tawa nantinya, yakni game "My Boyfriend Does My Makeup" !! game ini mengharuskan para cowok untuk mendadani cewek dengan makeup yang tersedia. no clue, no guide, just do it! wkwkwk~


    (*ada yang mendadani dengan lemah lembut wkwkwk, tapi hasilnya bagus banget lho!)

    (*ada yang tidak bisa berhenti tertawa)

    (*ada yang bingung harus pakai apa dulu, wkwkwk)

    (*kereeeen wkwkwk)


    duuuh saya sampai nggak bisa berhenti ketawa lihat game yang satu ini. ada yang seperti jago banget makeup, ada yang mengulang-ulang dandanan juga, ada yang tidak bisa berhenti ketawa, pokoknya seru banget game penutup kali ini.

    tidak terasa acara pun berakhir dengan meriah dan penuh tawa. sampai tiba akhirnya kami pun foto bersama dan menyempatkan diri untuk menikmati ice cream yang ada di dalam Loop Station.

    rasa penat dan perjalanan jauh pun terbayarkan karena acara yang berlangsung seru dan meriah. rasanya saya pengen lagi ikut memeriahkan gathering semacam ini. wkwkw~

    akhir kata, saya pun berpamitan dengan seluruh panitia dan peserta. kami pun menempuh perjalanan pulang kembali ke Jakarta dengan membawa oleh-oleh yang berkesan dari Bandung. ❤

    last but not least, sampai jumpa lagi di post saya yang berikutnya ya~

    bye bye~



    Deep Regards,




    Intanasara
    www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net