Sunday, August 6, 2017

BLOCKING LANGUAGE

B L O C K I N G - L A N G U A G E
[bullying & hating]

 
let's see this;

manusia / ma-nu-sia / manu-sia / n : makhluk hidup, makhluk sosial.


shit. seketika gue ketawa. KARENA seperti ada satu bagian yang terdistorsi dari definisi; dan jauh dari kodratnya. jauh dari seperti yang seharusnya terdengar. jauh dari seperti apa yang seharusnya terjadi. manusia; homo homini lupus.

okay. apa bagian yang terdistorsi itu adalah : fungsi makhluk sosial. yang mana digantikan dengan teman sosial.


CONTOH :

tidak bertegur sapa karena bukan teman.
tidak menolong karena bukan teman.
tidak mengajak karena bukan teman.
tidak berbicara karena bukan teman.
tidak ....
HA. jadi sebenarnya, keberadaan definisi manusia sebagai makhluk sosial itu perlu dipertanyakan. apakah hanya sekadar makhluk, ataukah makhluk yang memerlukan "ikatan" terlebih dahulu sehingga fungsi sosialnya bisa berjalan?

mungkin banyak yang masih meremehkan dan menyepelekan fungsi ini, karena sebagian dari para makhluk ini berpikir bahwa di luar sana masih banyak pahlawan-pahlawan Marvel dan DC Comics yang setia membantu manusia yang kesulitan.

wake up, bro.
The Avengers SIBUK.

sementara mereka sibuk, lo dengan segala ke-naif-an lo hanya bisa melakukan dua hal. YAKNI, BERHARAP dan PROTES.
berharap kalau lo susah, mereka akan nolong. tapi begitu dihadapkan kenyataan bahwa mereka terlalu sibuk untuk nolong lo, lo protes. well clap clap. NOW STOP IT!

instead of expecting and protesting something you won't get, why don't you be it? 

sederhananya gini, ada dua situasi yang pasti sering lo hadapi.
case 1 :
lo diberi sebuah situasi dimana di situ ada sebuah kecelakaan. dan lo otomatis berharap bahwa "ah nanti pasti ada yang nolong", atau "ah gimana ini? bukan gue kok yang salah?" atau parahnya lagi lo berpikir "bodo amat, toh bukan gue ini."
case 2 : 
giliran lo diberi situasi dimana elo yang kecelakaan, lo otomatis pula protes bahwa "ah kok nggak ada yang nolongin gue?" atau "dasar pemerintah nggak ada kerjanya sama sekali." atau lebih parahnya lo berpikir "ya Tuhan gue salah apa kenapa begini?"

c'mon man. i told you, The Avengers sibuk. OR; parahnya; The Avengers don't exist. daripada lo terjebak dalam paradoks sebab akibat itu, i offer you something good. smirk.
dimulai dari blocking language. yang mana ini adalah istilah temuan gue sendiri. nggak ada di buku atau website manapun. wkwk. tapi simply, artinya adalah :


BLOCKING LANGUAGE / Block-ing Lang-uage / bahasa tubuh, bahasa verbal, isyarat, atau ekspresi tidak langsung dari manusia yang ditunjukkan untuk tidak menerima keberadaan dan atau keadaan dari seseorang atau sesuatu.
 
contohnya adalah, pada saat di lingkungan lo ada orang baru yang masuk, lantas seketika kumpulan "orang-orang lama" yang ada di sana langsung menunjukkan bahasa tubuh yang kurang welcome. bahasa tubuh yang ditunjukkan pun macem-macem, seperti :

    • memperhatikan dari atas sampai bawah
    • arah kaki atau paha saat duduk berpaling dari orang tersebut
    • tubuh membelakangi atau memunggungi
    • wajah berpaling atau sering disebut buang muka
    • mata berpaling atau tetap melihat tapi hanya dari sudut mata
    • kedua tangan terlipat, bersiap defense atau tertutup untuk orang baru
    • topik obrolan dipilih sedemikian rupa jauh dari yang dimengerti orang tersebut
    • seketika bahasa yang dipilih berubah, bisa bahasa asing atau daerah
    • tiba-tiba membicarakan betapa akrabnya dan enjoynya suasana mereka dulu
    • tiba-tiba membicarakan kode-kode yang hanya mereka yang mengerti
    • seketika memperlihatkan keakraban orang-orang lama, semacam show off mereka kompak, dll
    • tidak tertarik melihat ke arah orang baru
    • tidak tertarik untuk membuat kontak dengan orang baru
      dari semua point di atas, sebuah situasi nggak bisa dikatakan blocking language kalau hanya terjadi satu atau dua aja, tapi harus terjadi semua atau hampir semua. kalau sebuah situasi itu terjadi, dan gue yakin sering banget terjadi, pelaku-pelakunya biasanya nggak sadar bahwa hal itu bisa "berpotensi" membawa dampak buruk oleh penerimanya.

      jadi jelas di sini, ada pelaku, dan ada penerima. pelaku adalah orang yang melakukan blocking language, dan penerima adalah korban blocking language.

      lantas apa saja dampak buruk yang ditimbulkan oleh blocking language?

      blocking language bisa membuat kepercayaan diri seseorang yang tadinya seratus persen drop menjadi nol persen. atau juga bisa membuat seseorang merasa nggak diterima dan kehilangan motivasi sehingga berpikir bahwa apa yang dikerjakannya sia-sia. blocking language juga berperan besar menggagalkan atau mematahkan first impress seseorang bahkan sebelum orang itu memulai. atau parahnya lagi, semua akibat itu bisa berujung ke suicidal thought karena si penerima nggak kuat dengan berbagai ignorance yang ada. blocking language; itu berbahaya.

      i mean, seriously. blocking language itu adalah starter pack dari bully dan hatred.
       
      bully dan kebencian itu adalah PRODUK. produk yang dihasilkan dari blocking language sebagai awalannya. dan awalan itu seharusnya bisa dicegah. dicegah dan dihentikan!

      now talking about The Avengers are busy, why don't we become one of them? Avengers udah terlalu sibuk untuk memberantas sampah, kenapa nggak kita juga jadi bagian dari salah satunya? yaitu dengan bersikap welcome dan non apatis.

      first of all, mari kita bedakan ramah untuk memancing kejahatan atau pencurian, dengan ramah terhadap lingkungan dan manusia. ramah di sini, bukan berarti kita harus bertegur sapa dengan orang yang mencurigakan atau bahkan maling. ramah di sini, bukan berarti kita bersikap murahan dengan berkenalan dengan sembarang orang dan membuat mereka merasa risih. ramah di sini, adalah dimulai dengan bersikap baik terhadap orang-orang yang masuk ke kehidupan kalian.

      TIDAK PERLU berat-berat memulai untuk bersikap baik terhadap orang di luar circle kalian. cukup dimulai dari inner circle kalian dulu. yakni, orang tua, keluarga, pasangan hidup, anak, tetangga, sahabat, teman, kerabat, atau orang-orang yang berpotensi akan kalian temui setiap hari seperti rekan kerja, rekan PKK, rekan bisnis, rekan apapun itu.
      *or your partner in crime, heheh

      setelah memulai menjadi bagian dari Avengers, lo akan merasakan bahwa blocking language itu menyakitkan bagi penerimanya. YA. menyakitkan.

      penerima blocking language biasanya menutupi keadaan sakit hatinya, tetapi ada juga yang melawan. melawan di sini berarti si penerima juga melakukan blocking language yang sama, dan yang terjadi adalah DISTORSI DEFINISI MAKHLUK SOSIAL.

      ibarat kata lo mau nyanyi, tapi musiknya FALS BANGET. nggak seindah promosi dan gembar-gembornya. hasilnya? GAGAL.

      lo, dan gue, yang seharusnya menjadi makhluk sosial, tetapi karena kita berdua sama-sama melakukan blocking language, akhirnya saat salah satu dari kita mati, gada satu pun yang ngelayat. atau pada saat kita kecelakaan, gada satu pun yang nolong. hanya karena kalimat underlined :

      LO KAN BUKAN TEMEN GUE. GUE GA KENAL LO.

      pret. wkwkw.

      SO? Yah.....
      dear ibu-ibu, yang suka pada judes, yang suka pada nyinyir, yang kalo ngomong pedes banget ngalahin cabe Bhut Jolokia, yang kalo ada mahmud pendatang baru suka ngegosip dan suka banget kepo. STOP IT, BIATCH.

      dear bapak-bapak, yang suka pada sirik-sirikan beli motor mobil baru, yang suka pada nyenggol temennya di kantor, yang suka pake santet kalo usaha bisnis, yang suka jorokin temen sendiri kalo ada promosi jabatan, yang suka sok asik tapi fake ngalahin drama india. STOP IT, FAGG.

      dear cewek-cewek, yang suka pada nyindir di sosmed, yang suka pada rebutan cowok, yang suka pada saingan pake barang branded padahal KW, yang suka pada show off caper kalo ada orang baru di lingkungan sekolah atau kerja. STOP IT, HOE.

      dear cowok-cowok, yang suka pada ngomongin temen sendiri, yang suka pada diem-diem jilat atasan di kantor biar temennya digeser, yang suka sok-sok alim ngeshare link religius padahal kobam bae kobam bae, yang suka pada berantem padahal mobil lecet dikit cem orang susah. STOP IT, ASSHOLE.

      dear anak-anak, yang suka pada nyuruh temennya buat nggak temenin si A si B, yang suka pada berebutan mainan padahal mampu berbagi, yang suka ngata-ngatain fisik dan ngatain orang tua temen, yang suka curang kalo lagi main bareng, yang suka bohong dan sok polos padahal liar. STOP IT, MOFO.

      YOU GUYS NEED TO STOP.

      ME? I'M NOT PERFECT. I'M JUST A FICTIONAL CHARACTER. and i'm telling you not to do the blocking language, because it may hurt someone and takes them down into a suicidal thought.


      let's start being The Avengers. kalau lo nggak bisa nemu dimana orang baik dan orang penolong itu berada, JADILAH SALAH SATUNYA. JADILAH SI ORANG BAIK ITU, DAN JADILAH SI PENOLONG ITU.

      jangan pernah ragu nolong seseorang. jangan pernah ragu untuk welcome sama seseorang yang masuk ke lingkungan lo. jangan pernah ragu untuk menjadi si pembesar hati yang siapa tau bisa menggagalkan niat bunuh diri seseorang. jangan pernah ragu untuk melakukan kebaikan walaupun itu sangat kecil dan terlihat nggak berarti, karena itu bisa aja sangat berarti bagi orang lain.

      kalo lo yakin untuk bisa berbuat curang, untuk nerobos palang pintu kereta, untuk nerobos lampu merah di jalan, untuk buang sampah sembarangan, LANTAS KENAPA LO RAGU UNTUK BERBUAT KEBAIKAN? itu pikiran pecundang.

      STOP BLOCKING LANGUAGE. WELCOMING A PERSON WON'T KILL YOU. BLOCKING A PERSON WILL KILL THEM.


      salam damai dari alien penghuni planet Skyhale 707.






      Regards,




      Intanasara
      aktifis stop bullying

      0 comments:

      Post a Comment

      www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net